Talawi Hilie, 27 April 2026 – Pemerintah Desa Talawi Hilie menggelar pertemuan penutup kegiatan Khitmatul Ummah Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi Agam pada Senin siang, 27 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Desa Talawi Hilie.
Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Desa, Sekretaris Desa, dan Kepala Seksi Pelayanan dari pihak pemerintah desa. Sementara itu, dari pihak pondok pesantren turut hadir guru-guru pembimbing serta perwakilan santri peserta Khitmatul Ummah.
Pertemuan penutup ini dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus penyampaian izin untuk mengakhiri rangkaian kegiatan Khitmatul Ummah di Desa Talawi Hilie. Para peserta akan kembali melanjutkan kegiatan di pondok pesantren setelah melaksanakan pengabdian selama kurang lebih 15 hari, terhitung sejak 15 April hingga 29 April 2026.
Selama berada di Desa Talawi Hilie, para santri telah melaksanakan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Berdasarkan penyampaian dari salah satu guru pembimbing, kegiatan tersebut meliputi kunjungan ke sekolah-sekolah serta masjid dan mushalla yang ada di desa. Di sekolah, para santri berbagi ilmu yang telah mereka pelajari di pondok pesantren, seperti ilmu pengetahuan sosial, ilmu pengetahuan alam, olahraga, serta pendidikan agama.
Selain itu, para santri juga aktif mengisi kegiatan keagamaan di masjid dan mushalla melalui kajian harian yang dilaksanakan pada waktu subuh dan maghrib secara bergantian. Mereka juga turut membantu proses pendidikan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang ada di Desa Talawi Hilie.
Dalam pertemuan tersebut, pihak pondok pesantren menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah desa dan seluruh masyarakat Talawi Hilie yang telah menerima dan mendukung kegiatan para santri dengan baik selama berada di desa.
Sementara itu, pemerintah Desa Talawi Hilie juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dengan menjadikan desa sebagai lokasi kegiatan Khitmatul Ummah.
Selain itu, pemerintah desa turut menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan selama para peserta melaksanakan kegiatan di Desa Talawi Hilie.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pertemuan tersebut juga diakhiri dengan kegiatan podcast bersama salah satu guru pembimbing pondok pesantren. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendokumentasikan sekaligus menyebarluaskan pengalaman serta nilai-nilai yang diperoleh selama pelaksanaan Khitmatul Ummah kepada masyarakat luas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan silaturahmi antara pihak pondok pesantren dengan masyarakat Desa Talawi Hilie dapat terus terjalin dengan baik di masa yang akan datang.




























Tinggalkan Balasan