Talawi Hilie, 11 Juni 2026 – Pemerintah Desa Talawi Hilie bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Talago Ameh menggelar Rapat Evaluasi Kegiatan BUMDesa pada Kamis (11/6/2026) siang di Ruang Rapat Kantor Desa Talawi Hilie. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh laporan dan gambaran pelaksanaan usaha yang telah dijalankan BUMDesa sekaligus merumuskan langkah pengembangan usaha ke depan.
Rapat dihadiri oleh seluruh pengurus BUMDesa Talago Ameh Talawi Hilie, Pengawas BUMDesa, Kepala Desa Talawi Hilie, serta anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Talawi Hilie.
Dalam rapat tersebut, pengurus BUMDesa memaparkan perkembangan unit usaha penggemukan sapi yang saat ini menjadi usaha yang dijalankan BUMDesa Talago Ameh. Usaha tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan lima orang mitra yang berasal dari masyarakat Desa Talawi Hilie.
Dari kerja sama tersebut, BUMDesa mengelola sebanyak 11 ekor sapi yang dipelihara dan dikembangkan melalui pola kemitraan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa usaha penggemukan sapi berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi perkembangan usaha BUMDesa.
Keberhasilan tersebut terlihat dari seluruh ternak yang dikelola berhasil terjual menjelang Hari Raya Idul Adha beberapa waktu lalu. Penjualan seluruh sapi tersebut menjadi indikator bahwa usaha yang dijalankan memiliki prospek yang baik dan mampu menghasilkan pendapatan bagi BUMDesa.
Dalam pembahasan evaluasi juga disampaikan bahwa keuntungan yang diperoleh dari setiap ternak bervariasi, menyesuaikan besaran modal yang dikeluarkan serta ukuran dan nilai jual sapi pada saat dipasarkan.
Melihat hasil yang cukup menggembirakan tersebut, peserta rapat sepakat bahwa usaha penggemukan sapi akan terus dilanjutkan sebagai salah satu unit usaha strategis BUMDesa Talago Ameh. Bahkan ke depan, jumlah mitra maupun jumlah ternak yang dikelola direncanakan akan ditambah sesuai kemampuan BUMDesa dan kebutuhan pengembangan usaha.
Secara umum, pelaksanaan usaha tidak menemui kendala yang berarti. Salah satu faktor pendukungnya adalah adanya komunikasi yang terjalin baik antara BUMDesa dan para mitra. BUMDesa secara rutin membuka kantor satu kali dalam seminggu sebagai ruang konsultasi bagi para mitra untuk menyampaikan perkembangan maupun permasalahan yang dihadapi dalam pemeliharaan ternak.
Selain itu, aspek kesehatan hewan juga mendapat perhatian khusus melalui kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Sawahlunto melalui UPTD Pusat Kesehatan Hewan. Pendampingan tersebut membantu memastikan kondisi kesehatan ternak tetap terjaga selama masa pemeliharaan.
Melalui rapat evaluasi ini, Pemerintah Desa Talawi Hilie berharap BUMDesa Talago Ameh dapat terus berkembang sebagai motor penggerak ekonomi desa serta mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat melalui pengembangan usaha yang produktif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal.






















Tinggalkan Balasan