Talawi Hilie, 13 April 2026 — Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus diperkuat hingga ke tingkat desa. BNNK Sawahlunto melaksanakan kunjungan koordinasi terkait Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) di Desa Talawi Hilie pada Senin, 13 April 2026, bertempat di ruang rapat kantor desa.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kepala Bidang Rehabilitasi BNNK Sawahlunto beserta jajaran. Kehadiran tim BNNK disambut langsung oleh Kepala Desa Talawi Hilie, Sekretaris Desa, serta para kepala dusun se-Desa Talawi Hilie.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas sinkronisasi pelaksanaan program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM), yakni pendekatan penanganan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat di tingkat desa.
Salah satu hasil penting dari koordinasi ini adalah disepakatinya percepatan pembentukan Tim IBM Desa Talawi Hilie yang akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK). Tim ini nantinya akan menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan, deteksi dini, serta penanganan awal terhadap permasalahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masyarakat.
Selain itu, direncanakan bahwa tim yang telah dibentuk akan mendapatkan bimbingan teknis dari BNNK Sawahlunto terkait tugas dan fungsi mereka dalam menjalankan program IBM secara efektif.
Secara umum, program Intervensi Berbasis Masyarakat merupakan salah satu strategi yang dikembangkan oleh Badan Narkotika Nasional dalam upaya rehabilitasi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba berbasis komunitas. Program ini menitikberatkan pada keterlibatan masyarakat sebagai agen perubahan melalui pembentukan kader atau tim yang mampu melakukan edukasi, deteksi dini, pendampingan, hingga rujukan bagi individu yang terindikasi penyalahgunaan narkoba.
IBM juga bertujuan untuk mengurangi stigma terhadap penyalahguna, sehingga mereka dapat memperoleh akses bantuan secara lebih terbuka dan manusiawi. Pendekatan ini dinilai efektif karena menyentuh langsung lingkungan sosial terkecil, yakni keluarga dan masyarakat sekitar.
Pemerintah Desa Talawi Hilie menyambut baik langkah tersebut sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.
Melalui koordinasi ini, diharapkan Desa Talawi Hilie dapat menjadi wilayah yang benar-benar bersih dari penyalahgunaan narkoba dan zat adiktif lainnya, sekaligus menjadi contoh bagi desa lain dalam penerapan Intervensi Berbasis Masyarakat.























Tinggalkan Balasan