,

UIN Bukittinggi Gelar Seminar Hasil Penelitian Pergerakan Masyarakat Talawi pada Masa Kolonial Hindia Belanda

UIN Bukittinggi Gelar Seminar Hasil Penelitian Pergerakan Masyarakat Talawi pada Masa Kolonial Hindia Belanda

Talawi Hilie, 05 November 2026 – Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi melaksanakan Seminar Hasil Penelitian tentang Pergerakan Masyarakat Kecamatan Talawi pada Masa Kolonial Hindia Belanda, Kamis (5/11/2026) pagi. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Desa Talawi Hilie dan diikuti oleh Ketua Tim Peneliti, Dr. H. Fahmil Samiran, Lc., M.A., beserta anggota tim, Kepala Desa Talawi Hilie, Pausil Misbah bersama perangkat desa, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Talawi, Aljasri Dt. Abubakar beserta seorang anggota, serta tokoh masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tim peneliti menyampaikan rangkuman hasil penelitian berupa sejumlah pokok pembahasan yang tertuang dalam dokumen hasil penelitian. Disampaikan bahwa penelitian telah dilaksanakan selama tiga bulan dengan dukungan pembiayaan dari bantuan Litapdimas BOPTN UIN Bukittinggi.

Salah satu latar belakang penelitian ini adalah belum ditemukannya buku kajian khusus mengenai pergerakan masyarakat Talawi dari sejumlah perpustakaan di Kota Sawahlunto yang telah dikunjungi oleh tim peneliti. Padahal, Talawi dikenal sebagai daerah yang melahirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Prof. M. Yamin dan Djamaluddin Adinegoro. Selain itu, terdapat pula tokoh-tokoh ulama asal Talawi yang menjadi rujukan bagi ulama lainnya di Sumatera Barat, seperti Syekh Tampuo dan Syekh H. M. Saleh.

Pemaparan hasil penelitian kemudian dilanjutkan dengan tanggapan dan diskusi bersama peserta seminar. Sejumlah masukan disampaikan, terutama mengenai sumber-sumber yang digunakan dalam penelitian. Hal ini dinilai penting untuk memastikan bahwa informasi dan catatan sejarah yang dimuat dalam dokumen penelitian sesuai dengan realitas serta pengetahuan sejarah yang berkembang di tengah masyarakat.

Selain persoalan sumber, peserta juga memberikan masukan terhadap judul penelitian. Mengingat Kecamatan Talawi memiliki cakupan wilayah yang luas, sementara materi penelitian yang dibahas berfokus pada masyarakat Nagari Talawi, muncul usulan agar judul penelitian lebih spesifik menggunakan nama “Pergerakan Masyarakat Talawi” sehingga lebih mencerminkan ruang lingkup kajian.

Penelitian ini pada dasarnya bertujuan merefleksikan perjuangan masyarakat Talawi pada masa kolonial Hindia Belanda. Melalui penggalian dan pendokumentasian sejarah tersebut, diharapkan generasi muda dapat mengenal jejak perjuangan para pendahulu sekaligus menumbuhkan semangat untuk turut membangun negeri.

Sebagai tindak lanjut, hasil penelitian direncanakan akan dibukukan dan diserahkan kepada pihak-pihak terkait. Dengan demikian, hasil kajian ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen akademis, tetapi juga dapat menjadi sumber pengetahuan dan referensi sejarah bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Talawi.

Pelaksanaan seminar ini menjadi salah satu langkah penting dalam upaya menggali, menguji, dan mendokumentasikan sejarah lokal. Sejarah perjuangan masyarakat Talawi merupakan bagian dari kekayaan pengetahuan daerah yang perlu terus dipelihara agar tidak terputus dari pemahaman generasi berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pencarian

Aparatur Desa

APBDesa 2025

Agenda Kegiatan

Upcoming Events

Follow Us On Social Media

Ayo Dengar Radio
SawahluntoFM