,

Kabel Menjuntai Ganggu Pengguna Jalan, Desa Talawi Hilie Ikuti Peninjauan Penataan Utilitas

Kabel Menjuntai Ganggu Pengguna Jalan, Desa Talawi Hilie Ikuti Peninjauan Penataan Utilitas

Talawi Hilie, 15 September 2026 — Kondisi kabel utilitas yang semrawut dan menjuntai hingga mendekati badan jalan menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian dalam peninjauan rencana penataan dan penertiban kabel utilitas di Desa Talawi Hilie, Selasa (15/9/2026).

Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Wali Kota Sawahlunto Nomor 100.3.3.3-217-2026 tentang Pembentukan Tim Penataan dan Penertiban Kabel Utilitas. Kegiatan dikoordinasikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sawahlunto sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Sawahlunto menata keberadaan kabel utilitas di seluruh wilayah kota.

Di Desa Talawi Hilie, peninjauan dilakukan pada seluruh jalan utama serta sejumlah titik yang dinilai memiliki risiko terhadap keselamatan pengguna jalan.

Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sawahlunto, Camat Talawi, Sekretaris Camat Talawi, Kepala Desa Talawi Hilie bersama seluruh Kepala Dusun, Tim Mayatama dan PLN selaku pemilik kabel.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diterima, peninjauan juga mengundang sejumlah pemilik jaringan lainnya, yakni Telkom, Link Kita, iCon+, Indosat, XL, dan TV Kabel. Namun, para pemilik jaringan tersebut belum dapat hadir dalam peninjauan kali ini.

Sejumlah Titik Menjadi Perhatian

Dalam peninjauan, terdapat beberapa lokasi yang menjadi perhatian karena kondisi kabel maupun tiang penyangganya berpotensi mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan.

Salah satunya berada di Simpang Kantor Desa Talawi Hilie. Kabel yang menjuntai pada lokasi tersebut dinilai menyulitkan kendaraan berukuran besar untuk melintas dan masuk ke kawasan kantor desa.

Kemudian di Jalan Koto Ala, ditemukan kabel dengan posisi yang sangat rendah, bahkan menyentuh tanah. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena sebelumnya pernah terjadi kebakaran ilalang di bahu jalan pada kawasan tersebut. Warga menduga kondisi kabel yang terlalu rendah turut menjadi faktor yang perlu diperhatikan, meskipun penyebab kebakaran tersebut belum dapat dipastikan.

Sementara di Simpang TK Pertiwi, kondisi tiang penyangga kabel yang sudah sangat miring menjadi perhatian tersendiri. Posisi tiang tersebut dinilai berisiko roboh dan dapat membahayakan pengguna jalan apabila tidak segera ditangani.

Temuan di sejumlah titik tersebut memperlihatkan bahwa persoalan kabel utilitas bukan hanya berkaitan dengan kerapian lingkungan, tetapi juga menyangkut kelancaran aktivitas warga serta aspek keselamatan pengguna jalan.

Penataan Dilakukan Bertahap

Penataan dan penertiban kabel utilitas ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Kota Sawahlunto yang akan diterapkan di seluruh wilayah kota. Pelaksanaannya direncanakan secara bertahap, dengan tahap awal diarahkan pada jalan-jalan utama, terutama terhadap kabel utilitas yang kondisinya telah mengganggu pengguna jalan.

Dalam peninjauan di Desa Talawi Hilie, belum dilakukan tindakan langsung terhadap kabel maupun tiang yang ditemukan bermasalah. Masing-masing anggota tim yang turun ke lapangan akan melaporkan hasil peninjauan kepada pimpinan masing-masing sebagai bahan untuk menentukan tindak lanjut.

Pemerintah Desa Talawi Hilie berharap hasil peninjauan tersebut dapat segera ditindaklanjuti oleh para pemilik kabel dengan melakukan penataan dan penertiban terhadap jaringan masing-masing.

Keluhan Warga Jadi Perhatian Desa

Kepala Desa Talawi Hilie Pausil Misbah menyampaikan bahwa kondisi kabel yang terbentang tidak beraturan telah cukup banyak dikeluhkan masyarakat.

Selain mengganggu pemandangan, kabel yang turun hingga mendekati badan jalan juga menimbulkan kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan. Bahkan, pada beberapa titik terdapat kabel yang terpaksa ditopang menggunakan kayu. Sementara kabel yang dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, dalam kondisi tertentu pernah dipotong oleh warga.

Menurut Pemerintah Desa Talawi Hilie, kondisi tersebut menunjukkan perlunya penataan yang dilakukan secara terkoordinasi oleh pemerintah bersama seluruh pemilik jaringan utilitas.

Pausil Misbah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Sawahlunto melalui Tim Penataan dan Penertiban Kabel Utilitas yang telah melakukan peninjauan langsung ke wilayah Desa Talawi Hilie.

Langkah tersebut dinilai penting agar persoalan kabel utilitas yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dapat ditangani secara lebih terarah dan tidak dilakukan secara sendiri-sendiri oleh masyarakat.

Camat Dorong Tindak Lanjut Pemilik Kabel

Camat Talawi juga meminta agar para pemilik kabel segera menindaklanjuti hasil peninjauan yang telah dilakukan.

Ia berharap setiap pemilik jaringan memiliki tanggung jawab untuk memastikan kabel dan perangkat pendukung miliknya tidak mengganggu pengguna jalan maupun membahayakan masyarakat.

Camat Talawi juga menyampaikan pesan agar terhadap pemilik kabel yang tidak mengindahkan arahan Pemerintah Kota Sawahlunto terkait penataan dan penertiban utilitas dapat diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Peninjauan di Desa Talawi Hilie menjadi bagian awal dari proses penataan yang lebih menyeluruh. Dengan adanya pemetaan kondisi di lapangan, pemerintah dan pemilik jaringan diharapkan dapat segera mengambil langkah konkret untuk mewujudkan jaringan utilitas yang lebih tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pencarian

Aparatur Desa

APBDesa 2025

Agenda Kegiatan

Upcoming Events

Follow Us On Social Media

Ayo Dengar Radio
SawahluntoFM