Talawi Hilie, 28 Maret 2026 – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda Desa Talawi Hilie pada Sabtu sore (28/3/2026).
Cuaca ekstrem tersebut juga diiringi petir yang cukup besar dan terjadi berulang kali, sehingga menyebabkan suasana mencekam di tengah masyarakat.
Akibat kejadian tersebut, aliran listrik di wilayah desa sempat mengalami pemadaman dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, berdasarkan informasi dari para kepala dusun, hujan dan angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Di Dusun Kubang Gajah, sebuah pohon jengkol dilaporkan tumbang dan menutup akses jalan warga. Sementara itu, di Dusun Taratak Capo, pohon karet yang tumbang menghambat akses para petani menuju area persawahan.
Kondisi lebih parah terjadi di Dusun Siambalau, di mana sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa kandang sapi milik salah seorang warga, Bapak Sulek. Akibat kejadian tersebut, seekor anak sapi berusia sekitar enam bulan ditemukan mati tertimpa pohon, sementara induk sapi mengalami patah tanduk.
Selain kerusakan pada kandang ternak, dari pantauan di lapangan juga terlihat beberapa pondok milik petani mengalami kerusakan. Ada yang atapnya terlepas, bahkan beberapa pondok dilaporkan terbalik hingga roboh akibat terpaan angin kencang.
Menanggapi kondisi tersebut, para kepala dusun bersama masyarakat setempat segera bergerak cepat melakukan pembersihan pohon tumbang yang menutup akses jalan. Upaya ini dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Kepala Desa Talawi Hilie mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama curah hujan tinggi yang disertai angin kencang. Ia juga mengajak warga untuk bersama-sama memantau kondisi pohon-pohon yang tinggi, rimbun, maupun yang sudah lapuk agar dapat segera dipangkas.
Langkah tersebut dinilai penting guna meminimalisir risiko kejadian serupa di masa mendatang. Kepala Desa berharap, dengan kewaspadaan dan kerja sama seluruh masyarakat, potensi bahaya dapat ditekan dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa.































Tinggalkan Balasan