Randai Alang Bebega Juara 1 Seleksi Festival Randai Se- Kota Sawahlunto

Talawi Hilie (06/07/2021)-Grup Randai Alang Babega Desa Talawi Hilie berhasil menjadi pemuncak dalam seleksi peserta festival randai untusan Kota Sawahlunto  yang diselenggarakan dilokasi randai masing-masing peserta, yang tersebar di Kota Sawahlunto, 23-29 Juni 2021.

Kepala Dinas Kebudayaan, Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Kota Sawahlunto Hilmed, beserta Kasi dan staf, menyaksikan Grup Randai itu untuk berkompetisi di masing-masing tempat peserta randai.

Grup Randai bernama Alang Babega asal Desa Talawi Hilie menampilkan cerita tentang Umbuik Mudo, di bawah pimpinan Bapak Masril dan Bapak Agus Man. Kegiatan seleksi festival randai ini diikuti oleh 4 Grup Randai se Kota Sawahlunto yaitu group randai ngalau nan sati, alang babega, tuah sakato, tapian janiah.

Grup Randai Alang babega dinyatakan sebagai pemenang berdasarkan surat keputusan juri dari Dinas Kebudayaan Kota Sawahlunto 431/229/DKPBP – SWL / 2021 dengan 4 juri dan dari seleksi tersebut keluarlah 1 pemuncak yaitu Group Alang Babega dengan skor terting dari 4 peserta group randai.

Kepala Desa Talawi Hilie Ferdian Irwan menyebut grup randai Alang Bebega ini berada di bawah binaan Pemerintah Desa Talawi Hilie.

“Alhamdulillah, prestasi ini sangat kita syukuri, ini membuktikan kalau usaha kita selama ini membuahkan hasil yang baik, ke depannya akan ada pembinaan untuk grup randai alang babega ini agar seni budaya kita ini tetap terjaga lestarinya,” ungkap Kasi Pelayanan Pemerintah Desa Talawi Hilie Ibu Sri Ramadanis.

Kepala Dinas Kebudayaan, Peninggalan Bersejarah dan Permuseuman Kota Sawahlunto, Hilmed turut menyampaikan ucapan selamat kepada Grup Randai Alang Babega pimpinan Bapak Masril dan Bapak Agus Man memperoleh Juara 1 dalam seleksi se Kota Sawahlunto.

“Besar harapan kami agar Grup Randai Alang Bebega dengan cerita “Umbuik Mudo” makin bersemangat menampilkan karya-karya terbaik di masa yang akan datang. Dari sekian banyak prestasi selama ini pertanda baik untuk anak-anak di Desa Talawi Hilie dan  di Kota Sawahlunto selalu aktif menggarap seni tradisi,” katanya menandaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *