Pertemuan Rutin Kelompok Tani Barokah Desa Talawi Hilie

Talawi Hilie (1/7/2022), Kelompok Tani Barokah Desa Talawi Hilie dengan dihadiri oleh Kepala Desa, Penyuluh Pertanian beserta anggota kelompok tani barokah mengadakan pertemuan rutin kelompok tani dengan penyuluh pertanian. Dipertemuan rutin ini biasanya membahas tentang permasalahan-permasalahan pertanian dan program – program yang dilakuakn untuk memajukan pertanian dikelompok tani barokah. Kegiatan tersebut diharapkan agar seluruh anggota petani yang terlibat mampu menangkap materi yang akan disampaikan sehingga dapat bermanfaat, dalam pertemuan kali ini beberapa informasi yang di sampaikan oleh Ibu penyuluh pertanian Desa Talawi Hilie yaitu pemberian bantuan benih unggul padi dari Dinas Pertanian Kota Sawahlunto bujang marantau yang diharapkan dapat meningkatkan hasil padi yang berkualitas untuk petani Desa Talawi Hilie dan meningkatkan jumlah panen padi di Kota Sawahlunto.

Ibu penyuluh pertanian Desa Talawi Hilie Ibu Yeni juga berharap kepada kelompok tani lebih aktif dan selalu hadir dalam setiap pertemuan kelompok agar setiap permasalah yang ada dipertanian Desa Talawi bisa dapat teratasi dan juga anggota kelompok juga harus mengisi buku catatan pertemuan kelompok tani, agar PPL dapat melaporkan hasil kegiatan dan permasalahan ke Dinas Pertanian Kota Sawahlunto.

kembali pada hakekat dasar penyuluh pertanian, yaitu untuk mengubah perilaku petani, maka ada tidaknya pertemuan rutin menjadi ukuran sederhana bagi kemajuan suatu kelompok tani. Sejauh mana tingkat kemajuan tersebut dari kualitas pertemuan rutin itu sendiri. Pertemuan rutin kelompok, hanyalah langkah awal atau pintu pembuka dan jembatan menuju proses rekayasa sosial, dengan harapan terjadi perubahan perilaku para petani.

Sebagai pemicu proses rekayasa sosial menuju perubahan perilaku, pertemuan rutin tidak sekedar bertemunya seluruh anggota dan dihadiri penyuluh, tetapi mampu menumbuhkan benih-benih alur kegiatan produktif, bermanfaat dan berkelanjutan, berdasarkan kebutuhan, gagasan dan upaya-upaya konkrit untuk mewujudkan kemandirian. Dengan kata lain, kalau ingin kelompok tani hidup dan berekembang, pertemuan rutin mutlak harus dilaksanakan, dijaga, dipupuk dan didampingi setiap waktu.

Silahkan Follow dan Share :
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *